Mengenal Kurban Idul Adha dan Hukumnya


Idul Adha adalah salah satu hari raya terpenting dalam Islam, hari di mana umat Muslim di seluruh dunia memperingati peristiwa ini dengan mengambil bagian dalam pesta dan pengorbanan. Agar bisa mengamalkannya dengan maksimal, Anda bisa menyimak sejumlah hal mengenai kurban Idul Adha di bawah ini.

Sejarah Idul Adha

Idul Adha (bahasa Arab: عيد الأضحى ʿīd al-aḍḥā; "Hari Raya Kurban") adalah hari raya keagamaan penting yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia untuk memperingati kesediaan Ibrahim (Abraham) untuk mengorbankan putranya Isma'il sebagai tindakan ketaatan kepada Tuhan, tetapi sebaliknya mampu mengorbankan seekor domba jantan. Ritual ini diperingati pada hari ke-10 bulan Zulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Islam. Ritual ini memperingati peristiwa ini dan berlangsung selama tiga hari.

Kurban dilaksanakan oleh orang yang mampu

Kurban dapat dipersembahkan kapan saja setelah salat Idul Adha hingga tanggal 13 Dzulhijah. Namun, menurut ajaran Islam, hanya mereka yang mampu yang dapat berkurban. Pengorbanan tidak wajib bagi umat Islam dan jika mereka tidak mampu membelinya, mereka harus memberikan uang kepada orang yang membutuhkan. Pengorbanan juga bukan merupakan persyaratan bagi umat Islam untuk dianggap sebagai Muslim. Ini juga bukan syarat bagi umat Islam untuk dianggap sebagai Muslim.

Akan tetapi, mereka yang mampu berkurban akan mendapatkan pahala yang sama dengan mereka yang menunaikan ibadah haji. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang berkurban atas nama dirinya sendiri dan keluarganya, maka ia mendapatkan pahala yang sama dengan menunaikan ibadah haji."

Bisa kurban lebih dari satu

Meskipun diperbolehkan untuk berkurban lebih dari satu hewan kurban, jika Anda mampu, itu tidak wajib. Jika Anda memiliki kemampuan untuk berkurban lebih dari satu hewan pada Idul Adha, maka Anda dapat melakukannya. Namun, hal itu membutuhkan sedikit perencanaan ke depan dan memperhatikan batasan waktu untuk memastikan bahwa pengorbanan dilakukan dengan benar dan semua salat sunah Idul Adha dilakukan tepat waktu.

Hewan kurban pun harus sehat dan dalam kondisi yang baik. Jika Anda berniat untuk menyembelih sapi atau domba, maka sapi atau domba tersebut harus berusia antara satu hingga dua tahun. Jika Anda berniat untuk menyembelih unta, maka unta tersebut harus berusia antara tiga hingga lima tahun. Hewan tersebut tidak boleh memiliki cacat fisik atau penyakit yang akan mencegahnya disembelih dengan benar.

Berkurban Idul Adha Bagi Orang yang Sudah Meninggal

Jika ada keluarga yang telah wafat, anggota keluarganya diperbolehkan untuk melaksanakan kurban untuk orang meninggal atas nama mereka. Jika almarhum sebelumnya dikenal sebagai Muslim, maka pengorbanan harus dipersembahkan sesegera mungkin setelah kematian; tidak boleh ditunda.

Pengorbanan harus dipersembahkan langsung kepada keluarga almarhum. Keluarga dapat memilih untuk membaginya dengan orang lain yang tidak mampu berkurban sendiri (seperti anak yatim piatu). Jika almarhum sebelumnya dikenal sebagai seorang Muslim tetapi belum melakukan pengorbanan, itu masih harus dipersembahkan atas nama mereka. Dengan kata lain, hukum berkurban untuk orang meninggal diperbolehkan.

Seperti yang Anda lihat, ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mempersembahkan kurban Anda. Yang paling penting adalah memastikan bahwa itu dilakukan dengan benar dan Anda merasa nyaman dengan cara melakukannya. Jika Anda tidak yakin bagaimana cara melakukan pengorbanan dan ingin mempelajari lebih lanjut, silakan mencari seorang Muslim yang memenuhi syarat yang dapat membimbing Anda melalui proses tersebut.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama