Tips Menggunakan Air Cooler yang Baik dan Benar

Air Cooler

Air cooler adalah sebuah alat pendingin ruangan yang menggunakan tangki air atau es batu untuk melembabkan udara. Banyak merek air cooler yang tersebar dipasaran, salah satunya Air cooler sharp dengan beragam pilihan dan harga yang bervariasi.

Teknologi air cooler tidak secanggih air conditioning (AC), namun tidak sesederhana kipas angin. Konsumsi listrik yang diperlukan oleh Air cooler relative lebih kecil ketimbang Air conditioner, namun lebih besar ketimbang kipas angin biasa.

Bila disimpulkan, air cooler merupakan kipas angin dengan rasa AC. Udara sejuk yang disemburkan air cooler melalui proses pendiinginan air dingin dan juga batu es. Untuk menambah udara yang disemburkan air cooler menjadi lebih sejuk.

Bila air conditioner memerlukan perawatan rutin yang cukup rumit, air cooler tergolong cukup mudah dibersihkan. Selain itu bentuknya pun lebih kecil dibanding air conditioner, sehingga mudah untuk dipindahkan.

Fungsi air Cooler sepintas terlihat mirip dengan Air conditioner, akan tetapi apabila diteliti lebih jauh air cooler tidaklah sama dengan air conditioner karena air cooler memproduksi udara dingin yang mengandung kadar air.

Sedangkan air conditioner menghasilkan udara dingin yang kering. Dan masih banyak lagi perbedaannya, hal ini bukan berarti Air conditioner lebih baik dari Air cooler dan sebaliknya, karena semuanya tergantung pada kebutuhan penggunanya. Walaupun perawatan dan penggunaanya tidak serumit air conditioner, Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan dan merawat Air cooler. Berikut diantaranya.

Beli sesuai kebutuhan

Sekalipun fungsinya hanya untuk melembabkan ruangan akan menurunkan suhu tapi air cooler punya berbagai varian. Bahkan ada varian yang sudah dilengkapi dengan filter pembunuh bakteri.

Letakkan Air cooler pada ruangan ukuran sedang

Dikarenakan watt nya yang tidak terlalu besar maka udara yang dingin tidak bisa mencapai hingga ke sudut ruangan yang terlalu besar, hal ini akan membuat kamu merasa hasil kerja Air cooler kurang optimal, sehingga disarankan untuk menempatkan Air Cooler pada ruangan dengan ukuran sedang agar hasil yang dirasakan optimal.

Letakkan Air Cooler jauh dari barang logam, elektronik dan tubuh

Karena Air cooler menghasilkan udara sejuk melalui air, sehingga kelembaban udara di sekitar Air cooler sangatlah tinggi, elektronik, logam, serta tubuh kamu disarankan jangan terlalu lama terpapar kelebaban yang tinggi.

Hal ini karena kelembaban tinggi dapat membuat elektronik cepat rusak, selain itu walaupun tidak ada bukti bahwa air cooler dapat menyebabkan paru-paru basah, namun udara terlalu lembab yang langsung dipaparkan ke tubuh sebaiknya tidak dilakukan.

Jangan digunakan di ruangan tertutup

Dikarenakan Air cooler menghasilkan kelembabapan yang tinggi, maka sebaiknya ruangan yang kamu gunakan memiliki ventilasi atau sirkulasi udara yang baik, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya jamur yang tumbuh di dalam ruangan.

Jangan biarkan Air Cooler beroperasi tanpa Air di dalam tangi

Air cooler dirancang bekerja dengan mengunakan air, sehingga bila kamu mengoperasikkannya tanpa air, maka itu sama saja dengan memperpendek umur air cooler kamu. Maka, kami menyarankan untuk membeli Air cooler yang menggunakan timer karena ini akan sangat membantu kamu untuk mematikannya secara otomatis ketika tangki air telah kosong, rata-rata tangki air penuh akan kosong setelah 2-5 jam pemakaian non-stop.

Bersihkan sebulan sekali

Kamu akan menemukan sebuah filter pada bagian belakang Air cooler, filter ini biasanya akan berdebu, maka selalu bersihkan filternya secara berkala, minimal sebulan sekali. Selain itu tangki air juga perlu dibersihkan, untuk menghindari tangki berubah menjadi sarang nyamuk.

0 komentar:

Posting Komentar