4 Tips Mengembangkan Toko Kelontong

Toko Kelontong

Semakin ke sini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin cepat. Maka tidak heran jika terjadi banyak perubahan gaya hidup masyarakat terutama dalam hal konsumsi. Munculnya kemudahan dalam melakukan pemesanan, banyaknya sistem delivery, dan menjamurnya online shop membuat konsumen dapat membeli kebutuhan tanpa harus meninggalkan rumah. Salah satu kegiatan ekonomi masyarakat yang harus survive di antara perubahan ini adalah bisnis toko kelontong.

Toko kelontong menjual berbagai kebutuhan masyarakat dengan sistem eceran. Barang yang dijual biasanya barang-barang kebutuhan rumah tangga. Toko kelontong memasok barang untuk masyarakat di sekitarnya. Misalnya di kompleks perumahan penduduk maupun di pinggir jalan raya yang mudah dijangkau para pengguna jalan.

Mengembangkan Toko Kelontong

Saat ini banyak yang mengeluhkan bahwa penjualan toko kelontong berkurang karena peralihan model konsumsi konvensional menjadi modern yang terpadu dengan kecanggihan sistem digital. Maka, tentu saja toko kelontong tidak boleh kalah. Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengembangkan toko kelontong supaya tetap memiliki peminat. Apa sajakah hal-hal tersebut? Yuk intip penjelasannya!

1. Mempercantik tampilan toko

Toko kelontong Anda akan semakin dilirik oleh konsumen manakala tampilannya dipercantik dengan konsep yang modern. Jika toko Anda sudah lama belum dilakukan peremajaan, maka ini saatnya untuk mengubah tampilan toko menjadi lebih modern dan menarik konsumen. 

Bagi yang tidak memiliki modal, tenang saja karena sekarang banyak program pendampingan dan kemitraan yang memberikan modal untuk pengembangan toko kelontong. Anda dapat mencarinya melalui internet, ya.

2. Bergabung dengan Kemitraaan

Sekarang banyak startup yang bergerak di bidang bisnis sosial yang artinya melakukan bisnis sekaligus bantuan sosial. Startup semacam ini sangat berperan penting dalam meningkatkan mutu dan daya saing pedagang kecil. 

Biasanya startup ataupun jenis kemitraan lainnya akan memberikan pendampingan usaha, pengarahan, permodalan, bahkan sampai pengenalan teknologi yang memungkinkan toko kelontong konvensional menjadi toko kelontong digital yang dapat diakses menggunakan aplikasi.

3. Menambah barang yang dijual

Selain menjual barang kebutuhan sehari-hari, cobalah untuk menambahkan produk lainnya supaya toko kelontong Anda menjadi lebih bervariasi. Tambahlah jasa penjualan pulsa, isi ulang electronic money, laundry pakaian, printing dan beberapa usaha lainnya yang sesuai dengan kebutuhan di sekitar lokasi toko Anda berdiri. Dijamin, toko Anda akan menjangkau pasar yang lebih luas.

4. Memberikan tempat duduk yang nyaman

Jika toko kelontong Anda memiliki tempat yang luas, Anda dapat menyediakan tempat duduk yang nyaman. Dengan memfasilitasi tempat duduk, toko Anda lama-kelamaan bisa menjadi tempat berkumpul warga sekitar. Kalau sudah begini, besar kemungkinan Anda memiliki konsumen tetap—yakni mereka yang senang duduk-duduk di sekitar toko Anda.

Demikian beberapa tips yang dapat Anda ikuti untuk mengembangkan toko kelontong Anda. Memang tidak mudah untuk survive di tengah persaingan pasar, namun kemitraan akan selalu membantu bisnis toko Anda untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Semoga bermanfaat.